Pelatihan Pembekalan Bahasa Mandarin Dasar dan Pengantar Ilmu Kebudayaan Tiongkok Kepada Karyawan Lokal di PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (PT. KCIC) Rute Jakarta-Bandung

  • Sheyra Silvia Universitas Negeri Semarang
  • Nur Hanifah Insani Universitas Negeri Semarang

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berjudul Pelatihan Pembekalan Bahasa Mandarin Dasar dan Pengantar Ilmu Kebudayaan Tiongkok Kepada Kayrawan Lokal di PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (PT KCIC) Rute Jakarta-Bandung. Kegitan pengabdian ini dilaksanakan di kota Purwakarta Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pengabdian ini akan dilaksanakan berupa kegiatan pelatihan pembekalan bahasa Mandarin bagi interpreter dan karyawan lokal dan juga pelatihan pengantar kebudayaan bagi karyawan lokal. Pelatihan ini dianggap penting sebab dapat diharapkan sebagai media peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (PT KCIC). Tujuan dilaksanakan pelatihan ini adalah agar dapat memberikan peningkatan kemampuan bahasa Mandarin bagi penerjemah lisan dan pembekalan kemampuan bahasa Mandarin dasar bagi karyawan lokal. Tujuan lainnya adalah memberikan pengenalan terhadap nilai-nilai budaya Tiongkok yang dianggap perlu untuk diketahui oleh karyawan lokal sehingga diharapkan dapat membantu karyawan dalam usaha peningkatan kualitas kinerja karyawan tersebut. Metode yang digunkan selama pelatihan adalah metode ceramah-diskusi dengan pemberian latihan-latihan dasar berbahasa Mandarin bagi karyawan lokal. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas kerja karyawan lokal melalui yang dibangun melalui bahasa Mandarin pengetahuan budaya sebagai media komunikasi dalam bekerja.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-11-11
How to Cite
Silvia, S., & Insani, N. H. (2020). Pelatihan Pembekalan Bahasa Mandarin Dasar dan Pengantar Ilmu Kebudayaan Tiongkok Kepada Karyawan Lokal di PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (PT. KCIC) Rute Jakarta-Bandung. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 136-140. https://doi.org/10.24036/abdi.v2i2.62