Pengembangan Self-Efficacy Pelajar Melalui Pendidikan Seks Dini Guna Mencegah Pelecehan Seksual Pada Anak

  • Lailatur Rahmi Program Pascasarjana (S3) UNP
Keywords: Self efficiency, Pendidikan sex, Pelecehan seksual

Abstract

Melalui pengembangan Self-Efficacy dapat meningkatkan pengetahuan pelajar sekolah dasar tentang organ reproduksi dan kesehatan reproduksi guna memproteksi diri mereka dari tindakan pelecean seksual, serta memberikan pemahaman dan kesadaran kepada pelajar sekolah dasar  mengenai bahaya dan resiko bencana pelecehan seksual, meningkatkan kepedulian mereka terhadap pengaruh lingkungan yang buruk dengan mengembangkan Self Efficacy sebagai salah satu upaya dalam menngurangi resiko pelecehan seksual. Pelecehan seksual sebagai bagian dari kekerasan seksual juga seringkali terjadi pada anak-anak dan sebagian besar korban pelecehan seksual adalah anak-anak dan remaja perempuan yang berusia di bawah 18 tahun, masih berstatus sebagai pelajar, dengan status sosial ekonomi keluarga dalam kalangan menengah ke bawah. Hal ini menunjukkan kondisi anak yang rentan menjadi korban pelecehan seksual dan dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap perkembangan anak pada tahap selanjutnya. Dampak psikologis yang dialami korban pelecehan seksual akan menyebabkan mereka cenderung menyendiri, dikucilkan dalam pergaulan masyarakat, dikeluarkan dari sekolah, menyalahkan diri sendiri, dan trauma berkepanjangan.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-16
How to Cite
Rahmi, L. (2019). Pengembangan Self-Efficacy Pelajar Melalui Pendidikan Seks Dini Guna Mencegah Pelecehan Seksual Pada Anak. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 84-87. https://doi.org/10.24036/abdi/vol1-iss2/22